Jakarta, 10 Mei 2026 – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan pangan di kawasan ASEAN di tengah ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian dan pasokan pangan regional. Menurutnya, perubahan iklim kini menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama oleh negara-negara Asia Tenggara.
Prabowo menilai dampak El Nino dapat memicu penurunan hasil panen, kekeringan, hingga gangguan distribusi pangan apabila tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, kerja sama antarnegara ASEAN dianggap semakin penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan keamanan pangan di kawasan.
Dalam berbagai kesempatan, pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui peningkatan produksi pangan, pembangunan infrastruktur irigasi, modernisasi pertanian, serta penguatan cadangan pangan nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi potensi krisis pangan akibat cuaca ekstrem.
Prabowo juga menekankan bahwa ketahanan pangan kini tidak hanya menjadi isu ekonomi, tetapi juga berkaitan langsung dengan stabilitas sosial dan keamanan nasional. Negara yang memiliki pasokan pangan kuat disebut akan lebih siap menghadapi tekanan global dan gejolak ekonomi internasional.
Sejumlah pengamat pertanian menyebut fenomena El Nino dapat berdampak besar terhadap komoditas strategis seperti beras, jagung, dan hortikultura apabila musim kering berlangsung lebih panjang dari biasanya. Karena itu, antisipasi melalui teknologi pertanian dan pengelolaan air dinilai sangat diperlukan.
Selain memperkuat produksi domestik, kerja sama regional ASEAN juga dianggap penting dalam menjaga distribusi pangan lintas negara. Pertukaran stok pangan dan koordinasi kebijakan disebut dapat membantu mengurangi risiko kelangkaan di kawasan apabila terjadi gangguan produksi di salah satu negara anggota.
Pemerintah berharap langkah antisipatif yang dilakukan sejak sekarang mampu memperkuat ketahanan pangan nasional dan regional menghadapi ancaman perubahan iklim. Di tengah ketidakpastian global, sektor pangan dinilai menjadi salah satu fondasi utama bagi stabilitas dan kesejahteraan masyarakat ASEAN.