Jakarta, 2 Mei 2026 – Museum Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan program edukasi kepada masyarakat desa terkait pentingnya perawatan artefak dan benda bersejarah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap nilai sejarah dan budaya yang dimiliki daerah, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan tersebut.
Dalam kegiatan yang dilakukan secara langsung di desa-desa, pihak museum memberikan pelatihan mengenai cara merawat artefak dengan benar, mulai dari penyimpanan, pembersihan, hingga perlindungan dari kerusakan.
“Banyak benda bersejarah yang tersimpan di masyarakat, namun belum dirawat dengan baik. Melalui edukasi ini, kami ingin membantu masyarakat memahami pentingnya pelestarian,” ujar perwakilan museum.
Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mencegah kerusakan atau hilangnya artefak yang memiliki nilai historis tinggi. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih menghargai warisan budaya yang ada di lingkungan mereka.
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi dalam mengikuti program ini. Banyak peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait benda-benda bersejarah yang mereka miliki.
Pengamat budaya menilai bahwa pelibatan masyarakat dalam pelestarian artefak merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Selain itu, edukasi semacam ini juga dapat mendorong potensi wisata budaya di daerah, karena artefak yang terawat dengan baik dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Museum NTB berencana untuk terus memperluas jangkauan program ini ke lebih banyak desa, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.
Dengan adanya edukasi yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian budaya semakin meningkat dan warisan sejarah dapat terjaga untuk generasi mendatang.