Jakarta, 9 Juni 2026 – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang viral di media sosial terkait penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga waktu yang tidak ditentukan. BGN menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan bukan berasal dari pengumuman resmi lembaga.
Isu tersebut bermula dari beredarnya sebuah gambar yang mengklaim bahwa program MBG akan dihentikan mulai 5 Juni 2026 akibat kendala teknis dan masalah dana operasional. Informasi itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Namun BGN memastikan bahwa tidak ada penghentian program dan seluruh layanan tetap berjalan normal.
Dalam keterangan resminya, BGN menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar dan bukan pengumuman resmi dari lembaga tersebut. Sebaliknya, untuk menjamin kelancaran program, BGN justru telah melakukan pencairan anggaran melalui mekanisme top up Dana Bantuan Pemerintah (Banper) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BGN juga menegaskan bahwa proses pencairan anggaran berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan hingga saat ini tidak terdapat kendala yang menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lapangan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Selain itu, BGN mengimbau seluruh jajaran pelaksana program di daerah untuk aktif menyampaikan informasi yang benar kepada mitra dan masyarakat. Lembaga tersebut juga meminta masyarakat untuk selalu merujuk pada kanal resmi BGN ketika memperoleh informasi terkait program MBG agar terhindar dari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Dengan demikian, isu yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis dihentikan hingga waktu yang tidak ditentukan telah dibantah secara resmi oleh BGN. Hingga saat ini, program MBG tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada keputusan penghentian layanan di seluruh Indonesia.