Jakarta, 6 Mei 2026 — Kementerian Sosial menargetkan sekitar 32 ribu siswa baru dapat bergabung dalam program Sekolah Rakyat pada tahun ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih layak sekaligus pembinaan karakter bagi peserta didik di berbagai daerah.
Kemensos menyebut perluasan jumlah siswa dilakukan untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan dukungan pendidikan, terutama mereka yang berasal dari kelompok rentan dan memiliki keterbatasan akses belajar.
Selain pembelajaran akademik, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan disiplin, kemandirian, serta penguatan karakter siswa melalui berbagai kegiatan pendampingan.
Pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi langkah untuk mengurangi kesenjangan pendidikan di masyarakat.
Pengamat pendidikan menilai program berbasis dukungan sosial seperti ini penting untuk membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh kesempatan berkembang yang lebih baik.
Kemensos juga disebut terus menyiapkan sarana pendukung, tenaga pendidik, dan sistem pembinaan agar peningkatan jumlah siswa tetap diiringi kualitas pendidikan yang baik.
Melalui target puluhan ribu siswa baru tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih merata serta kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.